Kamis, 23 Juni 2011

Tanggal semakin tua saja di bulan desember ini, tanda akhir tahun semakin dekat saja. Apakah rela atau tidak kita melepas tahun 2010 ini, yang jelas ia akan segera pamit dengan sejuta kenangan. Catatan apa yang kita punya pada kenangan tahun ini? Apakah kenangan manis atau pahit? Tentu jawaban dari pertanyaan sederhana itu akan beragam. Namun, untuk mengisi catatan akhir tahun 2010 ini,
namun dalam kesempatan ini hanya satu kesalahan yang sangat kusesali. bulan yang satu. sial. tapi sangat luar biasa pula.
ok, jangan subjektif terus. kita lihat yang mudah - mudahan objektif.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai 17.508 pulau. Indonesia terbentang antara 6 derajat garis lintang utara sampai 11 derajat garis lintang selatan, dan dari 97 derajat sampai 141 derajat garis bujur timur serta terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan Australia/Oceania. Posisi strategis ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi. tapi kita tidak akan membicarakan yang rumit di sini, karena saya faham kita ini masih bangsa yang bodoh dengan corak yang sempurna.
baru beberapa hari saja final piala AFF berlangsung. dengan hasil, Garuda jadi burung perkutut. mengapa? bukan pada penampilan timnas sepakbola saya ingin berkomentar, tapi cara masyarakat kita menghargai sesuatu yang belum tepat. Dalam sebuah analisis dikatakan nasionalisme rakyat Indonesia sangat tinggi, buat saya omong kosong. sebagai analogi sederhana saja. jawab, 17 Agustus diperingati sebagai hari apa?
di berbagai media puja - puji bagi peristiwa yang dikarenakan perhelatan piala AFF mendengung dimana - mana. ya tentunya pujian bagi sportifitas yang dianggap jempolan bagi timnas kita juga suporternya. lagi - lagi omong kosong. apa ada yang ingat korban merapi? wasior? atau puluhan bencana di negeri ini? ah, selalu saja gelisah dengan apa saja.l

Tidak ada komentar:

Posting Komentar